Menjalankan SpeedTest di Terminal Linux

Kebiasaan yang umum dilakukan ketika pertama kali mendapatkan koneksi internet adalah mengukur kecepatan koneksi internet tersebut. Cara paling mudah adalah dengan membuka web speedtest.net. Tapi, bagaimana jika kita sedang berada pada mode terminal di Linux atau sedang melakukan koneksi ke server dengan ssh? Matt Martz membuat sebuah skrip menggunakan bahasa pemrograman Python yang berfungsi melakukan pengukuran kecepatan koneksi internet seperti pada web speedtest.net. Berikut ini cara pemasangan dan penggunaan skrip speedtest-cli.

Pemasangan

Ada beberapa cara pemasangan skrip ini namun saya lebih suka mengunduh skrip ini sebagai berkas yang berdiri sendiri dan sewaktu-waktu dapat dihapus tanpa meninggalkan bekas pada direktori lain. Pada terminal jalankan perintah.

wget -O speedtest-cli https://raw.github.com/sivel/speedtest-cli/master/speedtest_cli.py
chmod +x speedtest-cli

atau

curl -o speedtest-cli https://raw.github.com/sivel/speedtest-cli/master/speedtest_cli.py
chmod +x speedtest-cli

Penggunaan
pastikan berada pada direktori tempat mengunduh berkas speedtest-cli kemudian jalankan perintah.

./speedtest-cli

maka hasilnya akan seperti ini

Retrieving speedtest.net configuration...
Retrieving speedtest.net server list...
Testing from PT Telkom Indonesia...
Selecting best server based on latency...
Hosted by Telekomunikasi Indonesia (Surabaya) [4.68 km]: 70.131 ms
Testing download speed........................................
Download: 1.03 Mbits/s
Testing upload speed..................................................
Upload: 0.26 Mbits/s

jika ingin menggunakan server lain maka jalankan perintah.

./speedtest-cli --list

Setelah menuntukan kode server tujuan lanjutkan dengan menjalankan perintah

./speedtest-cli --server NOMOR_SERVER

Referensi:

speedtest-cli

Memasang dan Mengkonfigurasi yowsup di Blankon Linux

Jika anda sudah familiar dengan aplikasi instan messaging WhatsApp, maka tutorial kali ini kita akan bermain-main dengan library pihak ketiga untuk WhatsApp, hanya saja kita tidak menggunakan Android, tetapi komputer dengan Sistem Operasi Linux. Apakah bisa? Bisa, Karena yowsup memungkinkan kita untuk terkoneksi dengan server WhatsApp tanpa menggunakan client di Android. Namun, bagi anda yang ingin menggunakan Pidgin sebagai client WhatsApp maka dapat mencoba tutorial ini Whatsapp di Blankon dengan Pidgin whatsapp-purple

Menggunduh yowsapp
Cara 1

wget -c https://github.com/tgalal/yowsup/archive/master.zip
unzip master.zip
cd yowsup-master/src

Cara 2

git clone https://github.com/tgalal/yowsup.git
cd yowsup/src/

Membuat file konfigurasi untuk yowsup

nano config.txt

Isi seperti di bawah ini, sesuakan kode negara dan nomor handphone dengan milik anda (nomor handphone gabungan kode negara tanpa tanda +, sementara kosongkan password)

cc=62
phone=62888XXXXXXXX
id=
password=

Meminta kode verifikasi
Dari terminal jalankan perintah

chmod +x yowsup-cli
./yowsup-cli -c config.txt --requestcode sms

jika sudah menerima sms, jalankan perintah

./yowsup-cli -c config.txt --register 123-456

Isi 123-456 dari sms yang masuk ke nomor yang anda daftarkan, setelah itu anda akan medapatkan password dan isikan ke berkas config.txt

Mencoba yowsup
Mengirim pesan

./yowsup-cli -c config.txt -s no_handphone pesan

Mode listener

./yowsup-cli -c config.txt -l

Mode interaktif

./yowsup-cli -c config.txt -i no_handphone

Catatan
Agar anda tidak perlu menambahkan parameter -c pada perintah yowsup, anda harus membuat berkas konfigurasi dengan nama auth pada direktori /home/nama_user/.yowsup/

Desain Kartu Nama (svg)

silver-maroon
Ini adalah desain kartu nama yang saya buat menggunakan aplikasi Inkscape di Blankon Linux. Memang tidak sebagus desainer profesional karena saya memang sudah lama tidak berkecimpung di dunia desain mendesain :). beberapa informasi tentang desain kartu nama ini:
Fonta: Sansation
Ikon: MFG Labs
Warna latar belakang: #cccccc
Warna fonta:#800000, #333333

Unduh berkas di sini

Skrip Bash untuk Mengetahui Jika IP Publik Server Berubah

Jika anda mempunyai server yang memiliki IP publik dinamis dan kesulitan untuk mengkonfigurasi dynamic DNS, maka skrip ini adalah solusi untuk anda agar mendapatkan pemberitahuan ketika IP publik anda berubah.

#/bin/bash

# unduh berkas ip publik dari ifconfig.me
# simpan ke berkas iptemp
wget http://ifconfig.me/ip -O iptemp

# jika ipactive tidak ada
if [ ! -f "ipactive" ]; then
	echo "Belum ada IP yang aktif"
	cp iptemp ipactive
fi

# bandingkan IP sekarang dengan IP sebelumnya
DIFF=($(diff -q iptemp ipactive))

# jika ada perbedaan
if [ ! $DIFF == "" ]; then
	echo "IP publik berubah"
	cp iptemp ipactive
	#jika server anda sudah terpasang gammu anda dapat menambahkan skrip berikut
	#IP=($(cat ipactive))
	#gammu sendsms TEXT no_hp_anda -text "IP publik anda yang baru $IP"
fi

Untuk pengembanganya anda dapat melakukan penjadwalan skrip agar dijalankan tiap jeda waktu tertentu. Salahsatunya menggunakan cron yang sudah menjadi bawaan pada kebanyakan sistem operasi linux. berikut ini cara konfigurasi cron agar skrip yang anda buat dijalankan tiap 10 menit.

1. Pada terminal jalankan perintah.

crontab -e

2. Pada baris terakhir tambahkan.

*/10 * * * * letak_skrip_anda

3. Simpan

Text to Speech Berbahasa Indonesia dengan eSpeak

1. Langkah awal adalah memasang eSpeak, pada tutorial ini saya menggunakan distro Linux BlankOn. Pada terminal jalankan perintah.

sudo apt-get install espeak

2. Kemudian pasang mbrola.

sudo apt-get install mbrola

3. Unduh berkas mbrola untuk bahasa Indonesia yang dibuat oleh Arry Arman di http://www.tcts.fpms.ac.be/synthesis/mbrola/mbrcopybin.html

wget http://www.tcts.fpms.ac.be/synthesis/mbrola/dba/id1/id1-001010.zip

4. Ekstrak berkas id1-001010.zip yang sudah berhasil diunduh.

unzip id1-001010.zip

5. Buat direktori /usr/share/mbrola, jika sudah ada maka lewati langkah ini.

mkdir /usr/share/mbrola

6. Salin berkas id1 ke direktori /usr/share/mbrola/.

sudo cp id1 /usr/share/mbrola

7. Untuk menguji apakah berkas mbrola kita dikenali jalankan perintah.

espeak -v mb-id1 "Selamat anda telah berhasil"

7. Untuk menggunakan bahasa Indonesia bawaan dari eSpeak jalankan perintah.

espeak -v id "Selamat anda telah berhasil"